Senin, 24 Juli 2023

Dibuka Kapolda, 267 Siswa Ikuti Diktuba Polri Gelombang II T.A 2023 di SPN Polda Sulteng

Palu - Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH bertindak selaku Inspektur Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II tahun anggaran (T.A) 2023.di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Sulteng, Labuhan Kab. Donggala, Selasa (25/7/2023)

Hadir dalam pelaksanaan upacara wakapolda Sulteng Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko, SIK, Irwasda Polda Sulteng, Pejabat Utama Polda Sulteng, Kapolresta Palu, Kapolres Donggala, Pejabat utama SPN Polda Sulteng dan turut disakikan orang tua siswa.

Membacakan amanat Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si, Kapolda Sulteng antara lain mengatakan, perlu saudara pahami, bahwa terpilihnya saudara sebagai peserta didik saat ini, merupakan sebuah sukses awal dari perjuangan panjang yang harus kalian tempuh,

Kapolda Sulteng juga mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari kesungguhan, ketekunan, dan keuletan saudara disertai doa restu dan dukungan dari orang tua dan keluarga serta berkah dan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu pengetahuan dan keterampilan serta memperluas dan menambah wawasan tentang kepolisian secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab, pesannya

Kembali Kapolda Sulteng juga berpesan, sesungguhnya kehidupan itu adalah pembelajaran yang panjang dan tidak akan pernah berakhir untuk belajar.

Pendidikan ini juga menyiapkan para peserta didik yang nantinya akan menghadapi tugas kepolisian yang sangat penting dan mulia, yaitu pengamanan agenda besar nasional, pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 yang pentahapannya sudah dimulai pada tahun ini. Untuk itu, diperlukan keseriusan dan kesungguhan saudara untuk menyerap seluruh materi yang akan diberikan, tegas Kapolda Sulteng

Kita pahami bersama, bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Transformasi negara-negara berkembang menjadi negara maju, tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas, bebernya

Ditempat yang sama Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djokjo Wienartono menerangkan, ada sebanyak 267 siswa yang akan mengikuti Pendidikan Pembentukan Polri T.A 2023 di SPN Polda Sulteng,

Mereka nantinya akan menimba ilmu, dididik, ditempa dan dilatih selama 5 bulan kedepan untuk menjadi Insan Tri Brata yang professional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik, ujarnya

Selamat datang dan selamat berlatih di lembaga pendidikan, semoga kelak dapat menjadi Bhayangkara-Bhayangkara sejati, sosok yang dapat menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta Polri yang Presisi, pungkasnya. (Rin)

Sumber : Bidhumas Polda Sulteng.

Selasa, 18 Juli 2023

Wabup Banggai Sebut Tokoh Asal Tomean, Ternyata Mereka Sosok Dibalik Pembangunan Gedung SMK Bangun Insani Tomeang

Nuhon - Wakil Bupati Banggai Drs. H. FURQANUDDIN, M.M menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Sekolah Baru SMKS BANGUN INSANI TOMEANG Kecamatan Buhon Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah 

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan Assa'adah Bangun Insani, bertempat di Halaman Kompleks Sekolah Baru SMKS Bangun Insani Tomeang, Jl. Raya Tomeang Kecamatan Nuhon, Dengan Tema : *Membina Iman Dan Taqwa, Berdaya Saing, Berjiwa Entrepreneurship Dalam Menumbuhkan Prilaku Positif, Mandiri, Disiplin Dan Berakhlak Mulia*

Turut Hadir dalam acara tersebut mewakili Gubernur Sulteng (Sekdis Pendidikan Prov. Sulteng Dr. Asrul Ahmad, M.Si), Staf Khusus Bupati Alimuddin Nur, Camat Nuhon, Camat Simpang Raya, Unsur Forkopimcam, Ketua Dewan Pembina Yayasan Assa'adah Bangun Insani, Ketua Yayasan Assa'adah Bangun Insani, Kacabdis Wilayah V Prov. Sulteng Yasser Masulili, Kasubag Bagian Prokopim Setda Banggai, Kepala KUA Kec. Nuhon, Kades Tomeang, Para Kades Se-Kecamatan Nuhon, Para Ketua Dan Anggota BPD Se-Kecamatan Nuhon, Para Dewan Guru, Para Wali Murid, Para Siswa/Siswi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan serta masyarakat yang sempat mengikuti peresmian SMK tersebut. 

Acara diawali dengan Penyerahan Izin Operasional dari Dinas Pendidikan Prov. Sulteng, Kepada Ketua Yayasan Assa'adah Bangun Insani Tomeang dan Pengukuhan Kepada 27 Siswa/Siswa SMKS Bangun Insani Tomeang Angkatan Pertama, Tahun Pelajaran 2023-2024 oleh Ketua Yayasan Assa'adah Bangun Insani Tomeang.

Wakil Bupati Banggai H. Furqanuddin dalam sambutannya menyampaikan, "Tadi kita bersama-sama sudah mendengarkan gagasan-gagasan dari pendiri sekolah ini dan tentunya kita harus patut berbangga karena Pembina maupun pengurus yayasan ini, adalah anak daerah Desa Tomean yang telah sukses di rantau orang, tetapi begitu sukses di rantau orang tidak lupa kampung halaman, tentu ini adalah sosok panutan kita semua, jadi kalau kita sudah sukses di rantau orang dan pulang di kampung kita harus bisa bangun Kampung ini, sehingga Insya Allah nanti ke depan Kampung kita akan sejajar dengan desa-desa yang ada di negeri tercinta ini", ucap Wabup H. Furqanuddin.

Belakangan diketahui, sosok tokoh masyarakat sekaligus usahawan yang tergolong sukses dirantai orang yakni salah satunya Ir. H. Arifin Lambaga, yang saat ini menjabat selaku Presiden Direktur pada sebuah perusahaan terkemuka di Jakarta.

Lanjut kata Wabup, Tentunya Sekolah SMKS ini adalah merupakan wujud nyata dari pada gagasan-gagasan yang telah diprogramkan oleh pemerintah, Kenapa SMKS perlu kita dukung karena Insya Allah dengan SMKS ini akan melahirkan generasi-generasi yang tampil dan Mandiri kedepannya, kemarin sesuai dengan program bupati dan wakil bupati dalam visi misinya di mana salah satu misinya adalah termasuk bagaimana kita mengangkat masalah sumber daya manusia, dan alhamdulillah beberapa tahun setelah 2 tahun ini kami memang selalu mendorong ketersediaan sumber daya manusia yang tentunya bisa melaksanakan pembangunan di daerah ini, mengisi ruang-ruang yang harus memang diisi oleh generasi-generasi yang punya gagasan-gagasan, yang punya keterampilan-keterampilan, jadi Insya Allah melalui SMK ini, akan dibina siswa-siswa yang tampil program pembangunan nasional di bidang peningkatan sumber daya manusia. 

"Salah satunya kemarin telah digagas oleh Presiden Jokowi, kita lihat di Papua sudah di launching yang berkaitan dengan program "MANTAP" yaitu Manajemen Talenta Pemuda Indonesia, dan alhamdulillah di Kabupaten Banggai juga satu-satunya kabupaten yang pertama dikunjungi oleh staf khusus Presiden, kemarin juga sudah diluncurkan program Mantap, jadi pada program Mantap ini kita akan merekrut 1000 pemuda/pemudi", tambahnya.

Dan kepada para orang tua Mari kita besarkan sekolah ini dan sekolah ini akan menjanjikan harapan masa depan anak-anak kita, bayangkan kita punya potensi yang luar biasa sekarang ini banyak calon-calon investor yang telah melirik daerah kita di Kabupaten Banggai, dan banyak yang sudah mendaftar, Nah kalau kita tidak siapkan program-program pendidikan yang berkaitan dengan lapangan kerja, kesempatan ini jangan kita sia-siakan.

"Saya harapkan kepada Yayasan nantinya bisa membuka jurusan yang berkaitan dengan penyediaan  tenaga keja dan lapangan kerja, khususnya sumber daya alam, yang paling tidak nanti akan datang para investor yang tentunya akan juga dibutuhkan tenaga-tenaga yang berkaitan dengan itu, oleh karenanya mungkin ini yang bisa ditambahkan dalam salah satu  kurikulum, sehingga mereka paling tidak secara umum ada gambaran tentang bagaimana ini yang berkaitan dengan sumber daya alam pertambangan", tutup Wabup Furqanuddin. 

Dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis seperangkat baju seragam sekolah dan Penguntingan Pita gedung sekolah baru oleh Wakil Bupati Banggai didampingi yang mewakili Gubernur Sulteng, Ketua Dewan Pembina Ir. H. Arifin Lambaga, Camat Nuhon dan unsur Forkopimcam sebagai pertanda telah diresmikannya gedung sekolah baru dan siap di pakai untuk kegiatan belajar-mengajar. (rin)

Sumber : Bagprokopim Setda Banggai.

Responsive Leaderboard Ad Area

Minggu, 09 Juli 2023

Curhat Para Guru SDN 1 Karang Bundar : Resah dengan Tindakan Kepala Sekolah

Sumut, ACEH TAMIANG,- Sejumlah guru yang mengajar di SDN 1 Karang Bundar Kecamatan Karang  Baru Kabupaten Aceh Tamiang sangat tertekan atas sikap kepala sekolah yang dinilai arogan.

keluhan beberapa orang guru ASN yang mengajar disekolah tersebut.

Dalam kesempatan itu para guru menyampaikan  keresahannya atas sikap kepala sekolah yang berinisial ND dinilai telah melakukan perbuatan tak menyenangkan, seperti marah-marah tanpa alasan jelas, bullying atau perundungan dan menakut-nakuti guru agar dimutasi.

“Sebenarnya sikap arogan kepala sekolah ini sudah lama kami rasakan. Tapi kami pendam-pendam terus. Tapi perbuatannya semakin tak menyenangkan, makanya kami bersuara,” terangnya kepada wartawan media ini melalui via selular.

Dia juga tak menampik bahwa dirinya menjadi salah satu korban perundungan yang dilakukan kepsek tersebut di hadapan para guru lainnya.

“Saya pernah disuruhnya mengerjakan yang selayaknya bukan pekerjaan seorang guru seperti membersihkan lantai dan jendela beserta gordennya,” ungkapnya.

Dia pun lalu meminta solusi dari para guru  yang tergabung dalam grup media sosial internal sekolah agar sikap kepala sekolah ini dapat berubah.

Tak hanya itu, kata dia, para guru juga menduga ada indikasi penyelewengan anggaran yang dilakukan kepsek.

Sebab, selama 5 tahun menjabat, kepsek tersebut tak pernah transparan dalam pengelolaan anggaran baik dana BOS juga dana lain yang ada disekolah.

“Karena, anggaran ini langsung dikendalikan sepenuhnya oleh kepala sekolah. Biasanya dengan kepala sekolah yang lalu setiap akhir tahun selalu dijelaskan tentang keadaan keuangan sekolah, tapi dengan kepala sekolah ini tidak pernah sama sekali,” sebutnya.

Lebih ironisnya lagi, sistem penggajian yang selama ini menggunakan sistem CMS nyaris tidak digunakan oleh kepala sekolah SDN 1 Karang Bundar ini.

Menanggapi sistem CMS yang tidak digunakan disekolah tersebut, Kepala sekolah yang berinisial ND ini mengatakan bahwa ” Dengan memberikan gaji kepada mereka (para guru) secara langsung maka disitulah terjalin rasa kekeluargaan dan dapat berkumpul langsung dengan para guru ” terang ND.

” Kami (para guru) ingin sekali gaji kami langsung masuk ke Rekening sebagaimana guru disekolah lainnya tapi apa daya hal itu tidak terjadi, dan pada kami juga kepala sekolah mengharapkan “pengganti uang minyak” walaupun ala kadarnya dan secara terpaksa kami memberikan ” jelas guru dengan nada kesalnya.

Terkait sistem penggajian dengan cara CMS yang belum berjalan sepenuhnya di lingkungan pendidikan, sekretaris Dinas Pendidikan T. Budi Dharma mengatakan

” Kalo di Dinas pendidikan semua sudah memakai sistem CMS, bila terjadi non CMS mungkin itu dikarenakan sesuatu hal atau lainnya sehingga tidak masuk dalam sistem CMS dan terkait dengan attitude kepala sekolah, pihaknya (dinas) akan memberikan teguran atau peringatan kepada kepala sekolah itu ” ujar Budi mengakhiri. (Tim)

Rabu, 05 Juli 2023

Asisten III Setda Banggai Buka PUSDIKLAT Calon Anggota Paskibraka Tahun 2023

Luwuk, mitrapers.onenews.co.id,- Mewakili Bupati Banggai, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Banggai, Drs. Moh. Kamil Datu Adam, M.Si membuka secara resmi giat Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) Calon Anggota Paskibraka Tahun 2023, yang bertempat di Tribun Mirqan Bukit Halimun Luwuk, pada Senin (03/7/2023).

Dalam membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai, Asisten III, Drs. Moh Kamil Datu Adam, M.Si menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan bagi calon anggota Paskibraka Tahun 2023 adalah untuk membentuk pasukan yang akan bertugas mengibarkan serta menurunkan bendera pusa merah-putih pada tanggal 17 Agustus 2023. 

"Olehnya itu, kita harus membentuk kepribadian siswa atau generasi muda untuk mendorong terwujudnya rasa pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negara yang dilandasi dengan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan untuk meningkatkan patriotisme dan idealisme dalam berbangsa dan bernegara sehingga generasi muda mampu menerima estafet kepemimpinan melalui transfer aspek historis," tuturnya.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa para calon anggota Paskibraka nantinya akan mendapatkan suatu nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, dan menegakkan sang saka Merah Putih sebagai identitas suatu bangsa yang merdeka.

Pasca memberikan sambutan, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Banggai Moh. Kamil Datu Adam menyematkan ID Card Peserta dan Pelatih sebagai tanda dimulainya kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tahun 2023 di Kabupaten Banggai

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Banggai Syaifuddin Muid, S.H, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 46 orang calon anggota Paskibraka Kabupaten Banggai.

"Dari 230 orang dari SMA/SMK/MA di Kabupaten Banggai, yang lolos seleksi 46 orang," ujar Syaifuddin Muid. 

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa para calon peserta yang telah melewati seleksi yg ketat tanpa intervensi dari pihak manapun, melalui pelatihan nanti, selain baris-berbaris, akan diisi dengan materi etika dan moral, ilmu Pancasila, dan lain sebagainya sesuai dengan kurikulum Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). 

"Mudah-mudahan akan menjadi generasi teladan di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Seperti diketahui, mulai tahun 2023 ini, pelaksanaan seleksi Paskibraka dilaksanakan oleh Kesbangpol, sesuai dengan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 3 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. (Rin)

Sumber : Tim Liputan DKISP Banggai.

Responsive Leaderboard Ad Area

Senin, 03 Juli 2023

11 Catar Akpol Polda Sulteng Lulus dan Terpilih Ikuti Seleksi Pusat

PALU - Akhirnya 11 orang calon taruna (catar) Akademi Kepolisian (Akpol) hasil seleksi Panitia Daerah (Panda) Polda Sulteng tahun anggaran 2023 dinyatakan lulus terpilih,

Mereka yang dinyatakan lulus terpilih selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat pusat di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah,

Hal itu diungkapkan Kepala Biro SDM Polda Sulteng Kombes Pol. Yudi Kurniawan saat memandu jalannya pengumuman hasil seleksi Catar Akpol Panda Polda Sulteng di Rupatama lantai I, Senin (3/7/2023) sore.

Dihadapan Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Hery Santoso, Yudi melaporkan sampai tahap akhir seleksi calon taruna Akpol tahun anggaran 2023 tersisa 29 orang, ungkapnya

Ia juga menyebut, peserta yang dinyatakan lulus terpilih sebanyak 11 orang, selanjutnya mereka akan dikirim ke Akademi Kepolisian di Semarang Jawa Tengah untuk mengikuti seleksi tingkat pusat, tandasnya

Sementara itu Wakapolda Sulteng Brigjen Hery Santoso saat memimpin Sidang Akhir Kelulusan Tingkat Panda Penerimaan Taruna Akpol tahun anggaran 2023 dalam sambutannya mengucapkan Selamat kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih,

“Selamat kepada 11 peserta seleksi calon tauruna Akpol yang dinyatakan lulus terpilih tingkat Panda Sulawesi Tengah,” kata Brigjen Pol. Hery Santoso

Hery juga berpesan kepada peserta seleksi yang lulus terpilih, agar jaga kesehatan, karena saudara-saudara nantinya akan mengikuti seleksi tingkat pusat di Akpol Semarang yang tentunya akan terjadi persaingan yang cukup ketat karena diikuti perwakilan dari berbagai daerah.

Kepada peserta seleksi yang dinyatakan tidak terpilih, Wakapolda Sulteng itu juga meminta untuk tidak patah semangat, evaluasi kekurangan untuk berjuang ditahun berikutnya,

Sidang Akhir Kelulusan Tingkat Panda Penerimaan Taruna Akpol tahun anggaran 2023 turut dihadiri peserta seleksi, orang tua atau wali, panitia, pengawas eksternal dan pengawas internal serta pejabat utama Polda Sulteng selaku Ketua Tim Seleksi. (Red)

Jumat, 23 Juni 2023

Bupati Banggai Himbau Pihak SD Hilangkan Tes Calistung Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru

Luwuk – Memasuki tahun ajaran 2023, Bupati Banggai Amirudin mengimbau pihak sekolah agar tidak lagi menerapkan tes membaca, menulis, dan menghitung (calistung) dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di jenjang sekolah dasar (SD). Hal ini merujuk pada program Merdeka Belajar episode 24 yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tentang kebijakan Transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke SD/MI/sederajat Yang Menyenangkan.

“Karena masih banyak SD yang masih menerapkan tes tulis, membaca, dan lain sebagainya, nah ini tidak dibolehkan lagi,” ujar Bupati Amirudin saat membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Serta Komitmen Bersama Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD Untuk Mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD Yang Menyenangkan, di Swiss-belinn Hotel, Luwuk Selatan, Rabu (21/6/2023).

Memaksakan anak supaya cepat menguasai calistung, menurut Bupati Amirudin, justru akan membebani dan selanjutnya dapat mengganggu kesehatan mental anak. “Jadi, jangan dipaksakan anak-anak kita yang baru masuk kelas 1 (SD) harus tahu membaca. Ini justru menghantui anak-anak untuk berkembang,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Amirudin meminta Pokja Bunda PAUD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai segera menindaklanjuti dan menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada pihak SD/sederajat dan PAUD. Selain merupakan amanah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan, upaya dini tersebut diharapkan dapat memenuhi target SDG-4 : agenda pencapaian pendidikan berkualitas untuk semua.

“Supaya guru-guru kita paham dan mengerti bahwa program ini bukan hanya program Bunda PAUD, tetapi juga program pemerintah, baik di pusat maupun di daerah,” kata dia.

Sejatinya, larangan tes calistung sebagai syarat masuk SD sudah ada sejak 2010. Kebijakan ini dapat dilihat dalam pasal 69 ayat 5 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Dalam pasal tersebut berbunyi “Penerimaan peserta didik kelas 1 (satu) SD/MI atau bentuk lain yang sederajat tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, atau bentuk tes lain”.

Larangan tes calistung sebagai syarat PPDB SD juga termuat dalam Peraturan Menteri Dikbudristek (Permendikbudristek) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Bunda PAUD Kabupaten Banggai Syamsuarni Amirudin dalam sambutannya mengatakan, program Merdeka Belajar episode 24 diharapkan dapat mengakhiri miskonsepsi tentang baca, tulis, hitung (calistung) pada PAUD dan SD yang masih sangat kuat di masyarakat dan di satuan pendidikan.

“Kita berharap, mulai tahun ajaran baru ini, Gerakan Transisi PAUD ke SD sudah bisa dilaksanakan, salah satunya dengan menghilangkan tes calistung pada proses penerimaan peserta didik baru SD,” ujar Syamsuarni.

Selain menghilangkan tes calistung, kata Syamsuarni, Gerakan Transisi PAUD ke SD juga mendorong satuan pendidikan agar menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama 2 minggu pertama di PAUD dan SD kelas awal. Selanjutnya, menerapkan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan fokus kepada kompetensi fondasi anak.

Bunda PAUD Banggai mengatakan, masa siap sekolah bagi anak merupakan proses yang perlu dihargai, baik oleh satuan pendidikan maupun orang tua. Untuk mewujudkan gerakan tersebut, Syamsuarni meminta komitmen bersama semua pihak guna mengantar peserta didik menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Mari sama-sama kita dukung Gerakan Transisi dari PAUD ke SD Yang Menyenangkan. Mari bergotong royong mentransformasikan pembelajaran di satuan pendidikan PAUD dan SD untuk melahirkan calon pemimpin Indonesia Emas 2045 yang cerdas dan berkarakter,” pungkasnya. (Red)

Sumber : Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai

Bupati Banggai Apresiasi Prestasi Anak Daerah Atas Penghargaan Outstanding Leadership Award di Dubai

Luwuk - Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM mengapresiasi atas pencapaian anak daerah bernama Mohammad Rizky Nanda Hadju yang telah meraih penghargaan Outstanding Leadership Award yang diberikan pada saat Education 2.0 Conference di InterContinental, Dubai Festival City, UEA, pada tanggal 19-21 Juni 2023.

Kegiatan Konferensi Pendidikan 2.0 ini dihadiri oleh orang-orang terkemuka dari industri pendidikan yang diakui atas kontribusi melalui platform pendidikan tersebut. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tim Liputan DKISP Banggai, Education 2.0 Conference ini menarik beragam kelompok pemimpin yang terkait dengan organisasi pendidikan terkenal, contohnya Pendidik, Profesor, Peneliti, Pembuat Kebijakan, Inovator Edtech dan Investor.

Rizky Hadju yang merupakan anak daerah Banggai dan sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menerima penghargaan kategori "Outstanding Leadership Award" itu menyampaikan bahwa ia akan memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia, terkhususnya dalam bidang pendidikan di Kabupaten Banggai.

"Terima kasih kepada Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM dan Kepala Dinas Pendidikan Syafrudin Hinelo atas dukungannya dan memastikan akses pendidikan yang luas di Kabupaten Banggai, terutama bagi mereka yang kurang mampu," tutur Rizky. (Red)

Sumber : DKISP Kab.Banggai

Rabu, 21 Juni 2023

TK PAUD-KB Al-Istiqamah Desa Koyoan Gelar Pelepasan Anak Didik TA. 2022/2023

Banggai, mitrapers.onenews.co.id,- Kegiatan pelepasan peserta anak didik/siswa/siswi,Tk Paut Kb Al - Istiqamah Kelompok-B, bertempat di Balai Desa Koyoan, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Rabu (21/6/2023).

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Nambo/yang mewakili, Kordinator pendidikan (Kordik) Tahir Panok, Kepala Desa Koyoan, Orang tua/wali Murid, Kepala Sekolah PAUD, Para Guru dan pengurus Tk Paut beserta seluruh Perseta didik.

Diketahui bahwa Peserta anak didik siswa/siswi ebanyak 28 orang dan yang di lepas pelulusan, berjumlah 9 orang l, terdiri dari : laki - laki 4 orang dan perempuan 5 orang untuk Tahun Ajaran 2022/2023. 

Selanjut, yang lainnya,belum memenuhi syarat umur, untuk duduk di bangku tingkat Sekolah Dasar (SD) 

Atas nama Pemerintah Desa Koyoan, Rahmad Iba turut hadir sekaligus memberikan Sambutan pada acara pelepasan anak Didik TK-PAUD KB Al-Istiqamah Desa Koyoan.

"Kami, sebagai pemerintah Desa Koyoan, mengucapkan banyak terimah kasi kepada para pengurus dan para guru,juga kepada Ibu ,Rian Afrianti sebagai ketua Tk Paut Kb Al - Istiqamah,yang telah berhasil meluluskan 9 orang serta membimbing anak didik/siswa siswi kami yang, ada di Desa Koyoan tahun anggara 2022/2023, agar kelulusan ini menjadi awal perjuangan kelak bisa jadi seorang pemimpin, kami sangat berharap tahun-tahun, mendatang agar lebih di tingkatkan lagi kuwalitas mutuh pendidikan kita agar bisa bersaing kelak melanjutkan di tinggat sekolah dasar (SD)", ucapnya.

Terakhir sepata kata dari Kades Koyoan yang juga mengucapkan terimah kasi kepada orang tua serta seluruh murid Tk Paut Kb Al - Istiqamah, yang telah mempercayakan anaknya untuk dididik di Tk Paut, terimakasih kepada pengelolah, semoga saja semua ini dapat bermamfaat terhadap anak anak (21/6/2023).

Pada Kesempatan yang sama, Pengelola TK-PAUD Al-Istiqamah Desa Koyoan Rian Afriyanti juga menyampaikan pesan singkat kepada para murid TK yang telah selesai menempuh pendidikan dini di sekolah yang ia pimpin.

"Kemudian, teruskan dan lanjudkan dalam menempuh pendidikan di tingkat selanjudnya", tutup Pengelolah TK,Paut Kb Al - Istiqama, Rian Afrianti. (Yusnizar Mide)

Sabtu, 17 Juni 2023

Bupati Balut Sofyan Kaepa Serahkan Program Indonesia Pintar di 3 Desa

Banggai Laut, mitrapers.onenews.co.id, - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut menyalurkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diserahkan langsung oleh Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, SH untuk 3 desa yaitu Desa Pakasua, Desa Monsongan dan Desa Tolisetubono hari Jumat (9/6/2023).

Di SD Inpres 2 Pakasua program PIP diberikan kepada 30 siswa, di SD Inpres Monsongan sebanyak 31 siswa sedangkan di SDN Tolisetubono sebanyak 15 siswa.

Beasiswa PIP merupakan pemberian bantuan tunai untuk siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini, pemerintah berupaya mencegah siswa putus sekolah dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.

Bupati mengharapkan beasiswa PIP dapat bermanfaat bagi para pelajar sehingga dapat meneruskan pendidikan dan tidak mengalami putus sekolah.

Bupati juga berharap, beasiswa bantuan Program Indonesia Pintar ini bisa menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus berprestasi. (Red)

Sumber : Prokopim Balut.

Kamis, 15 Juni 2023

Kapolres Bersama Ibu Lakukan Penamatan 30 Anak Didik TK Bhayangkari 05 Banggai

Luwuk - Kapolres Banggai AKBP Ade Nuramdani, SH, SIK, MM bersama dengan ibu Ketua Bhayangkari Cabang Ny. Irma Ade Nuramdani melaksanakan kegiatan pelepasan peserta didik TK Kemala Bhayangkari 05 Banggai tahun pelajaran 2022/2023, Jumat, (16/6/2023) di Renhil Resto Luwuk.

Hadir dalam acara tersebut Pengawas TK Kecamatan Luwuk, Kepsek TK Bhayangkari Nun Kasim, S.Pd, Pengurus Bhayangkari, Guru-guru TK Bhayangkari dan serta seluruh orang tua dan peserta didik TK Bhayangkari 05 Banggai.

Dalam Sambutan Kapolres Banggai AKBP Ade Nuramdani, SH, SIK, MM, menyampaikan bahwa sebagai Kapolres dan pembina TK Bhayangkari, saya berpesan kepada orang tua murid agar selalu memperhatikan pendidikan anaknya, pendidikan tidak cukup sebatas TK yang lulus dan naik kelas. 

“Kelulusan menjadi awal perjuangan menjadi seorang pemimpin,” ujarnya.

Terakhir Kapolres mengucapkan terima kasih kepada orang tua serta seluruh murid TK Bhayangkari 05 Banggai.        

Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Banggai Ny. Irma Ade Nuramdani melaksanakan kegiatan pelepasan peserta didik tahun 2022/2023 mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua murid yang telah mempercayakan anaknya untuk dididik di TK Kemala Bhayangkari 05 Banggai, dan juga kepada tenaga pendidik atas dedikasi dalam mendidik anak-anak.

“TK Bhayangkari Banggai sudah berdiri sejak 50 tahun yang lalu dan masih eksis sampai sekarang serta sudah banyak yang berhasil,” sebuut istri Kapolres Banggai tersebut.

Adapun peserta didik yang akan melakukan penamatan di TK Bhayangkari 05 Banggai berjumlah 30 siswa.

“Alhamdulillah sejauh ini sudah ada 32 calon siswa yang telah mendaftar di TK Bhayangkari Banggai tahun 2023,” tukasnya. (Red)

Rabu, 14 Juni 2023

Dituding Intervensi Disertai Pungli Pengadaan Soal Ujian Sekolah, Begini Penjelasan Kadisdikbud Banggai



Luwuk
- Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah kembali disasar Isyu miring tentang dugaan pembuatan soal Ulangan Akhir Semester (UAS) bagi kelas 7 dan 8, penggandaan bahkan dituding meminta sejumlah dana dari pihak Sekolah mulai dari SD hingga SMP.

Atas isyu miring yang menyasar lembaga pencetak SDM generasi muda Bangsa tersebut, awak media ini bertandang ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai pada Selasa (14/6/2023).

Saat di temui diruang kerjanya, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Syafrudin Hinelo mengatakan bahwa Penyusunan Soal dilakukan oleh Tim analis yg dibentuk MKKS Rayon yang terdiri dari guru-guru yang kompeten sesuai mata pelajaran sesuai keputusan MKKS beberapa waktu sebelumnya dan berkaitan dana yang dibutuhkan untuk penggandaan dan pengepakan itu mereka sendiri yang langsung berhubungan dengan pihak percetakan yang dananya telah dianggarkan melalui Dana BOS satuan pendidikan masing-masing untuk Tahun 2023.

Lanjut Syafrudin, pihaknya selaku Kadis Pendidikan hanya memastikan pelaksanaan ujian mulai dari persiapan dan perencanaan hingga pelaksanaan ujian benar-benar berjalan dengan baik guna menjadi tolok ukur keberhasilan baik ketuntasan daya serap peserta didik maupun seberapa besar kompetensi tenaga pendidik dalam implementasi Kurikulum saat ini. Sehingga menjadi dasar pengambilan kebijakan pihak Pemda melalui Dinas Pendidikan terkait mutu dan kuantitas pendidikan di kabupaten Banggai agar lebih baik dan maju.

Maksud dan tujuan asasemen lingkup Dinas Pendidikan Banggai adalah untuk menjadi pembanding sesuai Rapor Pendidikan atas asasemen yang dikeluarkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang sampai tahun 2021, Kabupaten Banggai berada pada posisi sangat rendah.

Atas prestasi yang sangat rendah tersebut, Pemda Banggai melalui Dinas Pendidikan berupaya untuk melihat sejauh mana perbandingan hasil asasemen pendidikan nasional dengan kondisi real yang ada disekolah-sekolah di Kabupaten Banggai.

Oleh karena itu, Kadis Syafrudin Hinelo menyampaikan diperlukan upaya guna menjawab asasemen nasional melalui pembuatan Bahwa selain aplikasi data Dapodik, Bank Soal yang diharapkan nantinya menjadi titik tumpuh awal untuk mencari apa yang sebenarnya mengganjal sehingga assemen Pendidikan Daerah ini begitu rendah.

"Bank Soal dimaksudkan untuk menjadi sarana asasemen pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai terhadap mutu dan kuantitas pendidikan guna menjadi alat ukur atas assasemen pihak pendidikan ditingkat pusat yang sampai tahun 2021 berada dibawah standart alias rendah, dan sekali lagi melalui Bank Soal ini, kita bisa melihat kualitas pendidikan di Kabupaten Banggai", pungkas mantan Camat Pagimana yang akrab disapa Didi'.

Selain itu Kadis berharap nantinya hasil asesmen tersebut akan terlihat tingkat kemampuan guru dalam kompetensi paedagogik dan profesionalitasnya dalam pembelajaran. Sehingganya akan ada reward dan funishment terharap guru bila mereview hasil ulangan tersebut.

Senada dengan Kadis, Kepala Bidang SMP Lajibir, M.Pd menuturkan bahwa secara teknis pelaksanaan pembuatan soal hingga pengepakan dilaksanakan oleh tim pengelola sesuai hasil musyawarah MKKS yang terdiri atas guru-guru sebagai penulis, pengedit soal, penggandaan hingga pengepakan soal.

Masih dari Kabid, Soal ujian yang disepakati yakni 7 Mata Pelajaran, kecuali Mulok, Seni Budaya, Prakarya dan Agama yang dikelola langsung dimasing-masing sekolah.

"Soal ujian terdiri dari 7 mata pelajaran dan dibuat oleh tim penyusun yang terdiri dari guru-guru senior dan kompeten hingga tercipta Master Soal yang digunakan di 110 SMP Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Banggai", jelas Kabid.

Usai master soal dari 7 mata pelajaran dibuat, tahap selanjutnya penggandaan dan pengepakan soal. Dan sebelumnya, melalui musyawarah MKKS telah disepakati bahwa penggandaan dilaksanakan secara kolektif, lalu kemudian mencari pihak yang bersedia menggandakan master soal yang sudah dibuat dalam waktu singkat.

Proses pembuatan soal oleh tim penyusun hingga penggandaan master soal ini dipantau langsung tim Dinas Pendidikan dibawah kontrol Kadis Pendidikan yang di bantu Kabid SMP Lajibir, MPd dan Kasi Kurikulum Bid. SMP Rudi Budaya guna menjaga kerahasiaan Master Soal yang akan digunakan sebagai bahan ujian di 110 SMP baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Banggai.

Ditanya soal pendanaan, Kabid SMP Drs. Lajibir, M.Pd menyampaikan bahwa semua biaya baik penggandaan hingga pengepakan soal ujian di bayar langsung pihak sekolah ke pihak percetakan yang siap membantu penggandaan soal menggunakan Dana BOSP tahun anggaran 2023.

"Jadi, tidak ada uang yang diterima Kadis atau pihak Dinas, karena itu semua dilaksanakan sendiri sekaligus dipertanggung jawabkan anggarannya oleh pihak sekolah", terang Kabid.

Kaitan pengelolaan penyusunan hingga pembuatan Master Soal, Kasi kurikulum bidang SMP Rudi Budaya menuturkan bahwa semua proses dilaksanakan oleh tim yang yang terdiri dari Guru-guru yang sudah disepakati dalam rapat MKKS.

"Pembuatan hingga penggandaan sekaligus pengepakan soal yang berjumlah ribuan lembar dari total 7 mata pelajaran yang diedarkan ke 110 SMP Negeri maupun Swasta Se-Kabupaten Banggai itu dilaksanakan langsung oleh Tim MKKS, pendanaannya dilaksanakan oleh pihak sekolah dan itu langsung ke pihak percetakan", tutup Rudi Budaya.

Selasa, 06 Juni 2023

Kades Dowiwi Salurkan Bantuan Alat Perlengkapan Sekolah Bagi Murid SD Hingga SMA

Simpang Raya - Hal ini merupakan salah satu bentuk dari kepedulian para pemerintah desa terhadap dunia pendidikan di Desahnya.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Mantan A, pemerintah Desa (Pemdes) Mantan-A baru-baru ini telah membagikan seragam sekolah yang sumber anggarannya melalui Dana APBDes.

Ternyata tak hanya di Desa Mantan A, kali ini di Desa Tetangganya yaitu pemerintah Desa Dowiwi, Kecamatan Simpang Raya juga melakukan hal yang sama.

Pemerintah Desa Dowiwi dibawah pimpinan Kepala Desa “Abniel Saky” juga menyerahkan bantuan paket alat kelengkapan sekolah pada Selasa 6/6/2023 kepada Murid Sekolah Dasar SD sampai Murid Sekolah Menengah Atas SMA berjumlah 40 orang.

“Penyerahan bantuan Pendidikan di serahkan bagi anak anak miskin, berupa tas dan sepatu sebanyak 40 siswa penerima”, Ucap kades

Abniel berharap semoga anak anak tersebut yang menerima bantuan dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik karena pendidikan sangatlah penting untuk masa depan.

“Sumber anggaran bantuan untuk anak anak miskin di bidang pendidikan ini juga bersumber dari APBDes Tahun 2023”, tutur Kades.

Abniel Saky mendapat apresiasi dari masyarakat tentang kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. (IS/tim)

Kamis, 01 Juni 2023

Wabup H. Furqanuddin Kukuhkan dan Tutup Kegiatan Guru Penggerak Angk. VI Kabupaten Banggai



Luwuk - Profesionalisme guru merupakan komponen vital yang dapat  menjamin kualitas pendidikan sesuai dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi. Meskipun pengembangan profesionalisme guru sangat menentukan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, akan tetapi pada kenyataannya, pengembangan profesi masih kurang memuaskan terhadap peningkatan kualitas di daerah, terutama di daerah terpencil. 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M. yang membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai pada penutupan dan pengukuhan Guru Penggerak Angkatan VI Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Estrella  Luwuk pada Rabu (31/5/2023).

Olehnya itu lanjut Wabup, mempertimbangkan berbagai kelemahan pada sistem yang ada, perlu dicarikan alternatif pemecahan supaya guru dapat meningkatkan profesi dan harkat diri secara wajar sesuai dengan akumulasi pengalaman hidup dan keahlian profesinya.

Bupati Banggai melalui sambutan tersebut berpesan, agar para Guru Penggerak mampu membiasakan bereksplorasi. Untuk itu, pada Program Guru Penggerak ini, Pemerintah melalui Kemendikbud akan mendorong Guru Penggerak menjadi pemimpin-pemimpin pendidikan di masa depan yang berpusat pada murid.

Seperti diketahui, Program Guru Penggerak merupakan kegiatan pengembangan profesi melalui pelatihan dan pendampingan, yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran. Tujuannya agar mampu mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif, selain menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Program Guru Penggerak di Kabupaten Banggai diikuti oleh para guru dari berbagai jenjang, dan untuk Angkatan VI ini diikuti oleh oleh 46 orang guru.

Kegiatan pengukuhan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Banggai H. Furqanuddin Masulili, ditandai dengan pemasangan salempang secara simbolis kepada 5 orang perwakilan peserta. Diakhir kegiatan, peserta PGP bernama Maria N. Bidja, S.Pd.,M.Pd. menyampaikan Rencana Tindak Lanjut dari Programn Guru Penggerak Angkatan VI. (red)

Sumber : Bagprokopim Setda Kab. Banggai

Rabu, 31 Mei 2023

WABUP H. FURQANUDDIN KUKUHKAN DAN TUTUP KEGIATAN GURU PENGGERAK ANGKATAN VI KABUPATEN BANGGAI

Luwuk - Profesionalisme guru merupakan komponen vital yang dapat  menjamin kualitas pendidikan sesuai dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi. Meskipun pengembangan profesionalisme guru sangat menentukan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, akan tetapi pada kenyataannya, pengembangan profesi masih kurang memuaskan terhadap peningkatan kualitas di daerah, terutama di daerah terpencil. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M. yang membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai pada penutupan dan pengukuhan Guru Penggerak Angkatan VI Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Estrella Luwuk pada Rabu (31/5/ 2023).

Olehnya itu lanjut Wabup, mempertimbangkan berbagai kelemahan pada sistem yang ada, perlu dicarikan alternatif pemecahan supaya guru dapat meningkatkan profesi dan harkat diri secara wajar sesuai dengan akumulasi pengalaman hidup dan keahlian profesinya.

Bupati Banggai melalui sambutan tersebut berpesan, agar para Guru Penggerak mampu membiasakan bereksplorasi. Untuk itu, pada Program Guru Penggerak ini, Pemerintah melalui Kemendikbud akan mendorong Guru Penggerak menjadi pemimpin-pemimpin pendidikan di masa depan yang berpusat pada murid.

Seperti diketahui, Program Guru Penggerak merupakan kegiatan pengembangan profesi melalui pelatihan dan pendampingan, yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran. Tujuannya agar mampu mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif, selain menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Program Guru Penggerak di Kabupaten Banggai diikuti oleh para guru dari berbagai jenjang, dan untuk Angkatan VI ini diikuti oleh oleh 46 orang guru.

Kegiatan pengukuhan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Banggai H. Furqanuddin Masulili, ditandai dengan pemasangan salempang secara simbolis kepada 5 orang perwakilan peserta. Diakhir kegiatan, peserta PGP bernama Maria N. Bidja, S.Pd.,M.Pd. menyampaikan Rencana Tindak Lanjut dari Programn Guru Penggerak Angkatan VI. (Red)

Sumber : Bagprokopim Setda Kabupaten Banggai
Connect